Tuesday, January 17, 2017

Ragam Motif Akik Nusantara

Pada tahun 2015, batu akik menjadi tren utama di Nusantara. Tua, muda, anak-anak, seluruhnya mengandrungi batu akik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sayapun termasuk salah satunya. Dengan populernya bebatuan mulia, emban (cincin bingkai batu permata) yang bermacam-macam dengan keindahan yang beraneka ragam bermunculan di pasar dan kios-kios penjualan akik. Hal itulah yang membuat saya juga tertarik. Dengan bingkai permata yang lebih kekinian, batu akik tidak lagi tampak sebagai mistisisme, tapi merupakan bagian dari perhiasan yang cocok dikenakan oleh semua usia dan semua kalangan.

Dari pengalaman saya bersinggungan dengan batu-batu mulia, ada kekhasan tersendiri pada masyarakat Indonesia dalam menyikapi beberapa bentuk motif alam yang ada pada batu tersebut. Sikap yang khas di sini adalah pemberian nama-nama pada motif batu tertentu. Nama-nama pada batu tersebut bukan hanya sekedar penamaan, tapi bahkan dapat meningkatkan nilai jual. Setiap motif dapat juga dikaitkan dengan nilai mistisisme tertentu yang dalam budaya jawa disebut sebagai pamor.