Minggu, 01 Maret 2020

Candi Gedong Songo: Catatan Perjalanan Menjelajahi 9 Candi.

Pada tanggal 6 Februari 2020 kami mengunjungi komplek wisata candi Gedong Songo. Candi Gedong Songo adalah candi Hindu yang diperkirakan peninggalan zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (927 Masehi). Candi tersebut ditemukan Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1804. Apabila kita mengikuti rute wisata candi, kita tidak akan menemukan candi ketujuh, kedelapan, dan kesembilan. Apakah ketiga candi di nomor-nomor akhir itu benar-benar ada, mari ikuti perjalanan kami.

Kamis, 06 Februari 2020

Patah Siku Anak; Catatan Pengalaman.

Tulisan ini adalah catatan saya yang berisi lika-liku penanganan dan pengobatan patah siku pada anak saya di akhir tahun 2019 lalu.

Semua bermula dari saat anak jatuh dari sepeda pada sore hari tanggal 19 Agustus 2019. Awalnya saya anggap tidak ada masalah, karena setelah ia jatuh hanya memegang tangan tanpa menangis. Saat setelah Maghrib, saya lihat masih tetap memegang tangan kiri dengan posisi menekuk. Kemudian saya mendekat dan memperhatikan lebih teliti, ternyata siku anak saya mulai tampak bengkak dan diluruskan terasa sakit.

Jumat, 13 Desember 2019

Goa Selomangleng Tulungagung; Sebuah Catatan

Tulisan ini adalah catatan dan dokumentasi kami dengan dua turis dari Belanda mengunjungi Goa Selomangleng tulungagung.

Marien Albertsboer dan Ida Albertsboer adalah dua orang kewarganegaraan Belanda yang sedang berkunjung ke Tulungagung pada 23 Nopember 2019 lalu. Mereka datang ke Indonesia untuk menghabiskan liburan, dan ke Tulungagung mengunjungi teman sekelasnya waktu kuliah di Leiden, yang sekarang menjadi dosen IAIN Tulungagung.

Mumpung mereka berada di kota yang sebagian besar saya hapal jalannya, maka saya tawarkan untuk mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Tulungagung. Diantaranya, candi Gayatri, candi Sanggrahan, Goa Selomangleng, Situs Goa Pasir, dan candi Dadi. Namun karena keterbatasan waktu, untuk tujuan dua terakhir kami batalkan berkunjung ke sana.

Memulai perjalanan.

Selasa, 26 November 2019

Menulis Sejarah Pesantren

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang banyak diteliti akademisi. Sebagai lembaga pendidikan yang sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka, pondok pesantren mengiringi pasang surut perjalanan bangsa. Ia memiliki sumbangsih besar terhadap perkembangan negeri ini. Termasuk diantaranya adalah beberapa pertempuran melawan penjajah dilakukan oleh para ulama dan kiai, yang menjadikan pondok pesantren sebagai basis perlawanannya.

Dalam sebuah artikel, Misbahus Surur, sejarawan Trenggalek mengatakan, "Kota yang tak memiliki kronik dan catatan adalah kota yang sulit dicintai secara menghujam". Kota dalam dalam wujud lain dapat ditasybihkan sebagai pondok pesantren. Kota sebagai pusat kegiatan dalam bidang ekonomi sedang pondok sebagai pusat kegiatan keilmuan, yang keduanya ditempati oleh banyak orang. Dengan demikian, kalimat tersebut memiliki implikasi makna, pondok pesantren yang tidak memiliki tulisan sejarah tentangnya, maka ia sulit untuk dikenang bagi (satri-santri) penghuninya.